Kepada para orang tua, siswa, guru, dan alumni Sekolah Ciputra yang terhormat,
Minggu ini memberikan dua kesempatan yang luar biasa untuk merenungkan jati diri kita sebagai komunitas pembelajar dan bagaimana kita menjalankan misi dan visi kita setiap hari.
Hari Senin menandai Hari Kegagalan Internasional, sebuah pengingat penting bahwa kesalahan bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan sesuatu yang perlu dipelajari. Di Sekolah Ciputra, kami tahu bahwa pembelajaran sejati melibatkan pengambilan risiko, mencoba pendekatan baru, dan terkadang gagal di tengah jalan. Inilah cara inovasi, kreativitas, dan ketahanan dikembangkan. Kegagalan mengajarkan ketekunan dan refleksi—kualitas yang merupakan inti dari misi kami dan profil pembelajar IB. Sebagai pembelajar sepanjang hayat, kita didorong untuk menjadi pengambil risiko yang menghadapi tantangan dengan keberanian dan optimisme. Dengan demikian, kita membangun kepercayaan diri dan ketahanan yang diperlukan untuk mencapai potensi kita.
Selama akhir pekan, kami juga menyelenggarakan Konferensi Sekolah-ke-Sekolah tahunan, salah satu acara pembelajaran profesional terbesar di Jawa Timur. Lebih dari 400 pendidik dari seluruh negeri bergabung dengan kami di kampus untuk berbagi ide dan mengembangkan praktik terbaik. Guru-guru kami sendiri menyelenggarakan serangkaian lokakarya yang menarik, menunjukkan profesionalisme dan kemurahan hati mereka sebagai kontributor bagi komunitas pendidikan yang lebih luas. Kami merasa terhormat mendengar pidato utama yang menginspirasi dari Pak Denny, mewakili Dewan Pembina, di samping presentasi yang mendalam dari para pakar internasional tentang perlindungan anak dan sistem TIK/AI dalam pendidikan.
Acara ini dengan sempurna mencerminkan misi kami untuk menjadi lembaga pendidikan terkemuka yang mendorong kewirausahaan, inovasi, dan keunggulan. Acara ini juga mewujudkan atribut profil pelajar IB sebagai komunikator dan individu yang berpengetahuan luas, berkomitmen pada kolaborasi dan pemahaman global.
Kami bangga kepada para guru kami atas kepemimpinan mereka dan karena terus mencontohkan pembelajaran seumur hidup—menunjukkan kepada siswa kami bahwa pertumbuhan datang melalui rasa ingin tahu, refleksi, dan keberanian untuk menghadapi tantangan baru. Ucapan terima kasih khusus kami sampaikan kepada Pak Sam dan panitia penyelenggara atas kerja keras dan komitmen mereka.
Akhirnya, selamat kepada para orang tua dan alumni yang berpartisipasi dalam tantangan alumni di padel pada Sabtu sore.
Semoga minggu Anda menyenangkan!
Martin Blackburn
Executive Principal






